[REVIEW] KBS Drama Special My Friend is Still Alive (Part 1)

Drama-Special--My-Friend--Still-Alive-Drama--2013_22

Judul : My Friend is Still Alive

Judul Korea : 내 친구는 아직 살아있다 (Nae Chingooneun Ajik Salaittda)

Sutradara : Lee Eung-Bok

Penulis : Ko Jung-Won

Network : KBS2

Tanggal Rilis : 19 Juni 2013

Jumlah Episode : 1

Pemain :

Lee Gik-Wang (Beast) sebagai Kyung-Sook

Lee Ju-Seung sebagai Chi Hyun

Kim Chang-Hwan sebagai Myung-Soo

Jeon Soo-Jin sebagai Kook-Hwa

Kim Ye-Ryeong sebagai Ibu Kyung-Sook

Heo Ga-Yoon (4minute) sebagai Kakak Chi-Hyun (cameo)

 

My Friend is Still Alive

Kami melakukan segala yang kami bisa demi sahabat kami. Seperti itulah enam bulan berlalu. Dan, teman kami masih hidup..

Drama ini disiarkan di KBS2 sekitar bulan Juni tahun lalu. Telat banget memang kalo aku bikin review nya hari ini hahaha. But, it’s okay karena drama ini bagus banget pesan moralnya.

Berawal dari kisah 3 orang sahabat yang bisa dibilang sangat solid. Terbukti di awal-awal cerita, dua diantaranya yaitu Chi Hyun dan Myung-Soo yang rela mencukur rambut mereka demi sang teman Kyung-Sook yang sedang menderita Leukimia. Meskipun di adegan beikutnya rambut mereka tetap panjang. Mereka rela membolos demi mengabulkan keinginan Kyung-Sook yang ingin melihat lautan. Seperti orang yang sakit parah pada umumnya, Kyung-Sook sempat kelelahan sehingga ia membutuhkan bantuan medis dengan segera. Kalimat yang sangat menyentuh adalah ketika Myung-Soo mengatakan kalimat ini “Jangan mati dulu. kau masih punya tiga bulan lagi.” menunjukkan bahwa mereka tak ingin kehilangan satu sama lain.

Dan sekarang kami menjadi siswa kelas 11. Tapi temanku masih hidup..

Cerita intinya pun dimulai. Suatu saat, Kyung-Sook berjalan melewati bagian operasi plastik dirumah sakit. Ia berfikir bahwa disanalah ia dapat menemukan seorang wanita yang bisa mengabulkan keinginannya. Keinginan terbesar Kyung-Sook adalah menerima ciuman pertama dari cinta pertamanya sebelum ia mati. Karena penyakit dan waktu hidupnya yang semakin sedikit ia berusaha keras untuk mencari seorang wanita yang mau menciumnya.

mfsa1

Ia bercerita pada seorang wanita yang ada di tempat tersebut mngenai temannya. Kyung-Sook berbohong bahwa temannya sedang sakit parah, dan ia ingin mengabulkan satu permintaan terakhirnya. Si wanita ini terharu dan menyetujui keinginan Kyung-Sook untuk membantu temannya.mfsa2

 

Ia lalu mengajak wanita tersebut menuju ruang rawatnya. Disana terbaring Chi hyun yang berpura-pura menjadi teman Kyung-sook yang sakit. Menyadari wanita itu datang Chi-hyun memulai aktingnya. Ia mengatakan bahwa permintaan terakhirnya adalah ingin melihat temannya mendapatkan ciuman pertamanya. Wanita itu mendadak kaget, namun setelah melihat Chi-hyun  terbatuk-batuk ia tak kuasa menahan rasa kasihannya. Kyung-sook lalu berbalik, ditatapnya wanita itu dengan gugup. “Cium pipi saja juga tidak masalah.” Lalu Kyung-sook mendekatkan pipinya pada wanita. Karena ia menderita Leukimia, ia bisa mimisan secara tiba-tiba. Begitu pula pada saat Kyung-sook mendekatkan pipinya. Beberapa tetes darah keluar dari hidung nya. Si wanita kaget dan berteriak. Chi-hyun lalu bangkit, ia mencari tisu dan menyeka darah yang keluar dari hidung Kyung-sook segera.

mfsa3

Saat ibu Kyung-sook memasuki kamarnya, ia heran melihat seorang wanita masuk tanpa ijin ke kamar anaknya. Si wanita lalu keluar dari kamar Kyung-sook segera tanpa berkata apapun.

Setelah rencananya gagal, Kyung-sook memutar otak lagi untuk mendapatkan ciuman pertamanya. Chi-hyun dang Myung-soo yang selalu setia menemani-pun turut berfikir keras.  Hingga Kyung-sook menemukan sebuah ide yang menurutnya akan berhasil. Ia meminta pada Chi-hyun dan Myung-soo untuk menemukan cinta pertamanya. Dua temannya itu sempat bergidik tak tahu, karena selama ini mereka tak tahu wanita seperti apa yang pernah menjadi cinta pertama Kyung-sook.

mfsa4

“Apa kau tahu siapa yang paling cantik diantara Girls’ Generation?”

temannya menjawab “Tiffany” dan “Seohyun”. Kyung-sook menyetujui jawaban Chi-hyun yaitu Tiffany. Jika dilihat di drama ini sebenarnya kita bisa menebak bahwa Kyung-sook mengidolakan siapa. Di kamar rawatnya penuh dengan poster dan foto Girls’ Generation terutama Tiffany. Kalau ditanya seperti apa cinta pertamanya, biarkan naluri fanboy-ing nya yang menjawab haha.

mfsa5

Esoknya Chi-hyun mengendap-endap menuju kamar kakaknya. Ia mencari buku tahunan sang kakak, berharap menemukan salah satu teman kakaknya yang mrip Tiffany. Dan disinilah Gayoon muncul sebagai cameo

mfsa6Bukannya membantu, sang kakak justru mengancamnya akan memberitahu orang tua mereka bahwa Chi-hyun pulang lebih awal demi menjenguk Kyung-sook. Selain itu kakaknya tak rela mengenalkan salah satu temannya pada Kyung-sook karena ia tak mau bersalah apabila temannya akan bersedih saat Kyung-sook meninggal. Chi-hyun sontak marah dan meninggalkan kamar kakaknya segera.

Hari berikutnya dengan misi yang sama. Chi-hyun dan Myung-soo memfoto semua gadis yang ada di sekolah khusus wanita yang ada disamping sekolahnya. Banyak foto gadis yang mereka ambil, namun tak ada satupun yang wajahnya mirip dengan Tiffany. Hingga akhirnya Myung-soo menemukan sebuah selebaran di tengah jalan yang berisi tentang promo sebuah ciuman. Myung-soo lalu menelpon nomor yang ada di selebaran itu untu membuktikan, namun ia malah dituduh main-main karena hanya memesan untuk pelayanan ciuman. Lalu rencana mereka gagal.

mfsa7 mfsa8

Sementara Chi-hyun dan Myung-soo sibuk mencari seorang gadis yang mirip dengan Tiffany, Kyung-sook malah sibuk memohon pada dokter agar diberikan waktu satu hari untuk ke sekolah. Ia beralasan ingin merayakan ulang tahun Chi-hyun disana. Awalnya ibu Kyung-sook menolak karena kondisi anaknya yang belum stabil. Namun sebagaimana seorang ibu pada umumnya, saat si anak mulai merengek maka apapun itu akan ia kabulkan. karena rengekan pula akhirnya Kyung-sook diijinkan ke sekolah dengan satu syarat yaitu ia harus berada di UKS saat berada di sekolah. Hal ini untuk menghindari kuman-kuman yang akan membahayakannya.

mfsa9Saat di sekolah ia bertemu dengan Kook-Hwa, siswa dari sekolah perempuan yang bersebelahan dengan sekolahnya. Saat itu Kook-Hwa berjalan dengan gusar ke gerbang sekolah tanpa memperdulikan Kyung-sook yang sedang membenahi tali sepatunya.

mfsa10Ketiga sahabat itu merayakan ulang tahun Chi-hyun dengan sederhana. Menyiapkan kue dan berkumpul bersama. Disaat itu juga Kook-Hwa masuk ke UKS. Ia mencari plester dan Chi-hyun menunjukkannya. Saat Chi-hyun membuka stokingnya dan memplester luka yang ada di kakinya, tatapan Kyung-sook teralih ke bibir Kook-hwa yang lembut dan manis. Beberapa menit kemudian Kook-hwa selesai memplester luka di kakinya, saat menyadari ketiga pemuda itu masih menatapnya, ia lalu memperkenalkan diri. Saat mengetahui ketiga pemuda itu kelas 11, ia bertanya mengenai Kim Dong Jin kekasihnya yang juga kelas 11. Chi-hyun merasa pernah mengenalnya, saat kook-hwa menyuruhnya untuk menelpon ia langsung menelpon Dong-jin.

mfsa11Setelah Kook-Hwa pergi, Kyung-sook langsung berbicara pada Chi-hyun bahwa dengan Kook-Hwa lah ia ingin berciuman.

Aku akan mati atau tidak? Suruh mereka pilih salah satu, jangan plin-plan..

Adegan yang sangat menyentuh adalah adegan dimana Kyung-sook merasa putus asa akan penyakitnya. Sesaat setelah ia mendengar diagnosis dokter mengenai sumsum tulang belakangnya yang melemah ia merasa sangat bimbang.

mfsa12Setelah mengacuhkan ibunya cukup lama, Kyung-sook pun bangkit dari tempat tidurnya. Perlahan air matanya mulai turun. ia berpesan pada ibunya agar lebih banyak memberi sumbangan ke gereja dan banyak berdoa. Ia juga bilang pada ibunya bahwa ia ingin pulang dari rumah sakit segera. Mendengar hal itu sang Ibu tak kuasa membendung air matanya. Kemudian Chi-hyun ganti berbicara. Ia membawa berita bahwa Kook-hwa sudah putus dengan pacarnya. itu artinya Kyung-sook masih punya kesempatan untuk menjadi pacar wanita itu. Lalu Kyung-Sook mulai tenang dan tidur lagi. Saat itu Chi-Hyun menunggui Kyung-sook hingga tertidur, sesuai apa yang diinginkan Kyung-sook.

Saat Chi-hyun dan Myung-soo makan siang, Dong-Jin yang duduk di belakangnya gusar karena Kook-Hwa menelpon. Padahal laki-laki itu telah berjanji akan mengangkat telepon dari Kook-Hwa apabila gadis itu menelpon. Dong-jin menoleh ke belakang ke arah Chi-Hyun. ia bilang pada Chi-hyun agar menelpon kook-Hwa dan bilang padanya bahwa Dong-Jin memutuskannya. karena Chi-Hyun menolak, perkelahianpun tak dapat dhindari. beberapa luka lebam bersarang di tubuh dan wajah Chi-hyun dan Myung-soo. karena perkelahian itu juga mereka harus dihukum untuk melayani masyarakat selama satu minggu dan pengurangan poin sebanyak 20.

mfsa13

Lama-lama Myung-soo mulai putus asa, ia bertanya pada Chi-hyun tentang keuntungan mereka menuruti segala keinginan Kyung-sook. Apa yang akan mereka dapat jika mereka mewujudkan segala keinginan Kyung-sook. Dan mulai saat itu juga Myung-soo meninggalkan Chi-hyun untuk mewujudkan keinginan Kyung-sook sendirian.

 

-Bersambung ke Part 2-

Leave Your Review Here...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s